Bayi Sehat


Oleh: AsianBrain.com Content Team

Setiap orang tua pastinya menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi bayi sehat. Upaya menumbuhkan bayi sehat sudah dimulai sejak bayi dalam rahim ibunya. Anda bisa mempersiapkan proses kelahiran bayi Anda pada tempat bersalin yang mendukung inisiasi sejak dini, dengan menyentuhkan mulut bayi pada puting ibunya. Selanjutnya, teruskan pemberian *ASI* eksklusif hingga 6 bulan.

Dalam merawat bayi, tentu saja membutuhkan ketelatenan dan perhatian ekstra. Apalagi, bayi termasuk kelompok usia yang rentan terhadap penyakit. Sebagai orang tua, Anda harus memiliki pengetahuan dasar kesehatan, sehingga tahu apa yang harus dilakukan untuk menghadapi masalah kesehatan bayi Anda.

Saat ini, banyak informasi kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mudah, baik melalui media cetak, audio, maupun internet. Semakin banyak pengetahuan Anda, maka Anda tidak perlu menyerahkan urusan kesehatan bayi Anda secara utuh kepada tenaga medis. Anggaran bulanan Anda juga tidak akan habis hanya untuk urusan kesehatan saja. Bayi yang sehat bukan berarti bayi yang sering mengunjungi dokter Anda!

Pengetahuan kesehatan akan membuat Anda tidak mudah panik ketika menghadapi bayi Anda mengalami gangguan kesehatan. Sebab, sebagian besar gangguan tersebut sembuh dengan sendirinya, bisa ditanggulangi di rumah dan tidak membahayakan. Tidak jarang dokter yang baik justru akan mengatakan : “*bayi sehat kok diajak ke dokter!*”. Nah, lantas mengapa Anda selalu risau padahal bayi sehat-sehat saja?

Jika memang membutuhkan penanganan dokter, cobalah menanyakan apa penyebabnya dan bagaimana tindakan yang perlu dilakukan. /Ingat, tidak selalu penyakit pada bayi Anda membutuhkan obat/. Sebab, /penggunaan obat dengan benar pun menimbulkan efek samping/.

Karenanya, Anda tidak perlu tergesa-gesa untuk memberikan obat kepada bayi Anda untuk mengobati gejalanya, dan akan lebih bijak jika Anda mendiskusikan penyebabnya kepada dokter. Perlu Anda pahami, berkunjung ke dokter bukan selalu identik dengan upaya pemberian obat, namun lebih tepat untuk berkonsultasi.

Anda juga tidak perlu memaksa dokter untuk memberikan obat kepada bayi Anda. Semakin banyak obat, maka semakin banyak efek samping yang ditimbulkannya. Puyer yang biasa diberikan untuk bayi, rata-rata mengandung /4 hingga 23 obat/.

Bayangkan saja, orang dewasa saja tidak mengkonsumsi obat sebanyak itu. *Antibiotik* yang seringkali didewakan, bisa dikatakan hampir kehilangan keampuhannya. Untuk obat yang disebabkan oleh /virus/, antibiotik tidak diperlukan, Justru, penggunaannya cukup mengkhawatirkan, karena kuman semakin marak, kuat, dan tidak takut antibiotik! Inginkah Anda jika bayi Anda tidak akan menjadi bayi sehat, namun justru menjadi bayi yang selalu bermasalah dengan kesehatannya!

Perlu Anda ketahui, dalam sebuah penelitian, anak termasuk populasi yang paling terpapar pada pola pengobatan yang tidak /rasional/, terutama dalam pemberian /antibiotik/ yang berlebihan dan pemberian obat sekaligus pada saat yang bersamaan. Jika Anda menginginkan bayi sehat, maka Anda tidak akan perlu mencekoki bayi Anda dengan berbagai macam obat! *
Tentang Penulis*: http://www.AsianBrain.com

Advertisements
  • Halaman

  • January 2010
    M T W T F S S
    « Dec   Aug »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • RSS 20 Newest Free

  • RSS Brothersoft

  • RSS New Software

  • AntiVirus

  • Status Anda

    IP
  • Pengunjung

    free counters
  • Blog Stats

    • 336,284 hits
  • Add to Google Reader or Homepage Subscribe in NewsGator Online Add to netvibes Subscribe in Bloglines Add to fwicki Add to Webwag Powered by FeedBurner

  • Friends Link

  • RSS Kompas

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Lowongan Kerja Terbaru 2013

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Info Tentang AQ

  • Meta

  • %d bloggers like this: