Bayi Tidur Tengkurap


Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tidak jarang orang tua masih bingung dengan posisi tidur yang paling baik untuk bayinya. Pandangan tentang bayi tidur tengkurap juga masih dalam perdebatan. Sebenarnya tidak ada yang salah jika bayi tidur tengkurap. Justru jika ditelaah lebih jauh, posisi tidur dengan perut di bawah alias tengkurap, memiliki banyak manfaat. Ketika bayi sering /gumoh/, maka posisi terbaiknya adalah tengkurap atau miring, sehingga /gumohnya/ langsung jatuh ke bawah dan tidak tertelan lagi.

Posisi bayi tidur tengkurap akan melatih paru-parunya menjadi kuat. Untuk bayi yang belum tengkurap, ada baiknya sesekali ditidurkan dengan posisi tengkurap, tentu saja dengan pengawasan.

Meski demikian, bayi yang ditengkurapkan haruslah cukup bulan. Dengan demikian, bayi sudah bisa memindahkan kepalanya sendiri. Bila kemampuan ini belum dimiliki, dikhawatirkan muka bayi tertelungkup tertutup kasur dan menyebabkannya sulit bernapas.

*Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait dengan bayi tidur tengkurap :*

* Upayakan alas tidur bayi rata. Ada baiknya tidur di atas kasur busa yang padat.
* Gunakan sprei dengan rapi dan tidak mudah mengkerut.
* Lepaskan bedong saat bayi Anda tidur, agar tidak mengganggu pernafasannya. Lepaskan kain bedong dari tubuh bayi saat akan ditengkurapkan. Jangan lupa, bayi masih bernapas melalui perut, dibedong hanya akan mengganggu gerak pernapasan perutnya, apalagi bila bayi sedang tidur tengkurap.

Di negara Barat, bayi tidur tengkurap tidak dianjurkan, dikaitkan dengan *SIDS*, yaitu /Sudden Infant Death Syndrome/ atau sindrom kematian mendadak pada bayi. Namun di Indonesia, kasus SIDS jarang ditemui. Anda tidak perlu khawatir berlebihan jika bayi Anda lebih nyaman dengan tidur tengkurap.

Budaya di Amerika beda jauh dengan di Indonesia. Bayi di Amerika lebih sering ditinggal sendirian dalam boksnya. Lain dengan di Indonesia, bayi selalu dalam pengawasan. Jika tidak dengan ibunya, maka akan diawasi oleh ayah, nenek, /babby sitter/ atau yang lainnya.

Manfaat bayi tidur tengkurap antara lain membuatnya lebih nyaman, bisa tidur nyenyak, tangisnya berkurang, gerak pernapasan dan perkembangan motoriknya juga lebih baik. Hanya saja, untuk bayi prematur, posisi bayi tidur tengkurap tidak disarankan, terkait dengan fungsi organ tubuhnya yang belum matang.

Manfaat bayi,tidur tengkurap diantaranya mencegah terjadinya kepala gepeng atau peyang. Ingat, tidur dengan satu posisi terus-menerus, seperti telentang atau miring, pada bayi bisa menyebabkan kepalanya gepeng. Karenanya, akan lebih baik jika bayi berganti-ganti posisi tidurnya, salah satunya dengan posisi bayi tidur tengkurap. *
Tentang Penulis*: http://www.AsianBrain.com

Advertisements
  • Halaman

  • January 2010
    M T W T F S S
    « Dec   Aug »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • RSS 20 Newest Free

  • RSS Brothersoft

  • RSS New Software

  • AntiVirus

  • Status Anda

    IP
  • Pengunjung

    free counters
  • Blog Stats

    • 336,702 hits
  • Add to Google Reader or Homepage Subscribe in NewsGator Online Add to netvibes Subscribe in Bloglines Add to fwicki Add to Webwag Powered by FeedBurner

  • Friends Link

  • RSS Kompas

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Lowongan Kerja Terbaru 2013

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Info Tentang AQ

  • Meta

  • %d bloggers like this: